Saturday, April 16, 2022

Emelda Agustina X TBS 1

Emel 


Cerita ku…

Hai aku Emelda Agustina, Banyak banget pengalaman yang sudah aku lewati di umur 14 tahun ini salah satunya adalah mengikuti kegiatan drumband/marshingband. Dari sejak kelas 6 sd aku sudah ikut drumband, karena lulus SD jadi aku berhenti mengikuti drumband. Masuklah aku ke smp 6 Tanjung didesa aku sendiri sampai kelas 3 smp aku ditawarkan oleh pelatih drumband ku untuk masuk marshingband tetapi tempat latihannya lumayan jauh yaitu di smp 1 Tanjung jadi latihannya seperti gabung dengan mereka karena saat itu kita ingin tampil parade di taman tanjung. Setelah tampil di taman tanjung kami juga ada tampil disalah satu tempat pernikahan teman pelatih kami di pangkalan.

Setelah beberapa kali tampil akhirnya tempat latihan mashingband berganti di Expo, saat itu latihannya tidak lagi bergabung dengan smp 1 Tanjung tetapi bergabung dengan sekolah SMKN 1Tanjung yang kelas 10 dan 11 nya, waktu itu hanya aku dan 1 orang teman aku yang SMP.

Hampir setengah jam dari rumah aku dan teman saya ke Expo tempat latihan sebenernya takut banget kalo di jalan ada terjadi apa-apa dengan kami dan pulangnya juga sore banget sampe rumah sudah hampir malam belum lagi orang tua teman saya yang selalu marah-marah dengannya dan akhirnya teman saya memutuskan untuk berhenti ikut marshingband.

Saat itu Alhamdulillah orang tua aku masih memaklumi tapi karena  saat itu masih smp dan aku juga masih belum berani naik sepeda motor sendirian sampai sejauh itu jadi aku juga ikut berheti mengikuti marshingband.

Masuk SMKN 1 Tanjung tahun 2021 saat itu masih dalam keadaan pandemi, entah beberapa bulan belajar daring setelah itu belajar tatap muka, waktu itu pengen banget ikut ekskul tari atau dance tapi ternyata waktu itu exskulnya lagi kada aktif, jadi bingung deh mau ikut ekskul apa, waktu itu aku chat teman yang pernah ikut marshingband ternyata dia juga bingung, karena besic kami berdua marshingband dari smp yaudah deh jadi kami berdua ikut marshingband lagi.

Tempat latihan nya masih sama yaitu di Expo, setelah beberapa minggu latihan ternyata kata Abang pelatih kami, kita akan mengikuti Event ASIAN Music Game, Seneng banget rasanya akhirnya bisa ikut lomba karna ikut lomba latihannya pun jadi setiap hari, karna temen aku ga dibolehin latihan setiap hari dan pulang hampir mau malam terus jadi dia keluar dari Marsgungband. Sempat mikir gimana aku berangkan dari kambitin ke Expo sendirian, Ternyata ada salah satu temenku lagi dari kambitin yang mau ikut Marshingband, seneng banget akhirnya ga jadi berangkat sendiri latihan.

Saat itu Alhamdulillah Tim CG atau pemain yang megang bendera Menang juara 2 tingkat Nasional tentu tidak mudah. tag video pertama di Aula SMKN 1 Tanjung saat itu pengambilan video bergantian dengan tim yang lain.Butuh waktu berjam-jam untuk mencari video terbaik dari jam 5 sore sampai jam 9 malam. Beberapa video sudah ada, di video terakhir masih belum sempurna masih banyak yang salah-salah disetiap gerakan sedangkan teman aku yang berbeda tim sudah selesai tag video, jadi saat itu temen aku nungguin aku sampe malam, sedangkan orang tuanya sudah menelpon berkali-kali untuk menyuruh dia cepat pulang.

Saat itu, temen aku langsung nangis bukan karena takut dimarahi orang tuanya tapi merasa bersalah karena aku juga harus ikut pulang sama dia karna 1 sepeda motor sedangkan beberapa video masih belum sempurna. Aku juga sedih saat itu karna merasa bersalah intinya serba salah deh jadinya. Akhirnya tag video sekali lagi terus aku langsung cepet-cepet pulang sama temen aku. Karna temen aku dimarahin orang tuanyan jadi dia disuruh keluar dari MB.

Setelah menang juara 2 kami masih harus melawan beberapa Negara jadi harus tag video lagi yang kedua, tag video ini tentu berbeda tempat yaitu di Kalimantan tengah, pasar panas saat pengambilan video cuaca kurang mendukung jadi kami terpaksa menggunakan lapangan yang sedikit basah. Tag video yang kedua ini kami tidak juara tapi kami dapat banyak pelajaran.

Setelah ikut lomba tim kami disuruh untuk tampil di SMKN 1 Tanjung sekaligus peyerahan mendali, jujur tampil disemea adalah tampil yang paling bikin panas dingin karena pertama kali dilihat oleh banyak orang.

Setelah tampil penyerahan sertifikat oleh ibu Lis, terus langsung berangkat ke kantor bupati bersama ibu Lis untuk foto bareng dengan Bapak Anang. Jujur pertama kalinya melihat bapak bupati langsung. Setelah itu kami diteraktir makan sama ibu Lis di wong solo pas banget waktu itu belum makan dari pagi.

Note : drumband & marshingband berbeda ya.

Tentang Nenek

  Yeay, akhirnya pengen nulis lagi setelah sekian lama vakum. Jadi, kali ini aku mau bercerita tentang nenekku. Buat dijadikan pelajaran dan...