Monday, February 6, 2023

Riam Bidadari


Setelah dibujuk resign berkali-kali sama si Yanti, dan direncanakan meninggalkan toko bulan Maret. Akhirnya rencana itu diluar dugaan. Aku lebih cepat mengundurkan diri.
Nah, di akhir Januari ini, tanggal 29. Aku, Yanti, Iffah dan Riska piknik ke riam bidadari. Awalnya, aku dan Yanti mengira akan mengambil libur saja. Rupanya libur selamanya.

Kami menempuh perjalanan kurang lebih satu jam. Segala persiapan kami lakukan sebelum berangkat, seperti menyewa Bbq-an, Snack sesuai inisial, tripod, dan lain-lain. 

Tiba disana, kami disuguhkan dengan pemandangan sungai yang indah menurutku. Kami menyewa karpet dan menikmati Snack Maxcorn, Happy tos dan Rin-bee. Setelah itu, kami menyusuri sungai tanpa alas kaki, menginjak bebatuan, berfoto bersama.

Kami mampir ke kantin di tepi sungai. Kantin tersebut berjualan Aneka minuman, gorengan dan Snack. Kami kehausan, kami memilih minuman dingin, seperti cappucino.

Perut mulai keroncongan, kami menyalakan kompor untuk memasak beef, daging ayam, dan Suki. Kami masak berkali-kali dengan sebutan ronde. Ronde pertama, aku sangat menikmati beef yang dibungkus selada. Kupikir, makanan ini cocok ditambah nasi. Jadi, aku makan bersama nasi. Ueenak pool.

Ronde kedua, aku merasa agak kenyang. Jadi fokus makan beef, ayam dan Suki saja tanpa nasi. Ronde ketiga, kami menikmati bersama Indomie goreng. Uh, semakin nikmat dan perut mulai penuh. Ronde keempat, mulai kekenyangan. Makanan sudah masak, namun rintik hujan mengguyur. Kami terpaksa buru-buru merapikan elemen-elemen yang berada di atas karpet, mematikan kompor, memasukkan sisa makanan ke wadah bekal.

Mereka bertiga sudah menghindari karpet dan berteduh di tenda para penjaga riam. Aku masih tertinggal karena isi tasku berjatuhan. Saat ingin menyusul mereka, hujan berhenti. Kami melanjutkan ronde keempat. Aku makan tak sebanyak mereka lagi karena kekenyangan.

Setelah beberes, kami mencuci peralatan. Mereka bertiga ke sungai, aku menjaga karpet karena malas nyuci hehe. Selanjutnya, kami meninggalkan Riam bidadari lalu menunaikan salat Zuhur di sebuah masjid. Di perjalanan pulang, aku menyalip Yanti yang membonceng Riska karena mereka lambat sekali. Sedangkan aku dan Iffah ingin sekali pulang ke rumah.

Tentang Nenek

  Yeay, akhirnya pengen nulis lagi setelah sekian lama vakum. Jadi, kali ini aku mau bercerita tentang nenekku. Buat dijadikan pelajaran dan...